logo

logo

Sabtu, 31 Maret 2012

Pelanggaran Hak Cipta Industri di Indonesia

STUDI KASUS:

JEPARA - Dikeluarkannya Surat Penghentian Penyidikan (SP3) atas kasus dugaan pencurian hak cipta yang diduga dilakukan Christopher Guy Harrison, pengusaha asal Inggris, oleh Polres Kudus, diprotes dan disesalkan LSM Celcius Jepara.

Ketua LSM Celcius Didit Endro S dalam pers rilisnya kepada Radar Kudus, mengatakan bahwa selaku pihak yang selama ini mengawal kasus tersebut, merasa kecewa dengan adanya SP3 itu. ''Kami kecewa dengan SP3 Polres. Karena ini adalah kasus serius,'' jelasnya.

Kasus dugaan pencurian hak cipta itu, melibatkan Christopher pada tahun 2005 lalu. Bahkan, Christopher sempat ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Di mana ukiran Jepara dieksploitasi warga asing,sehingga pengrajin Jepara harus menanggung beban berat dalam menghadapi masalah tersebut. Di samping rugi secara finansial yang tidak sedikit, menurut Didit, masyarakat Jepara juga dirugikan dalam mempertahankan dan pelestarian sebuah karakteristik karya budaya masyarakat.

Didit mengatakan, dengan penghentian kasus ini, maka akan menjadi ancaman bagi para pengrajin Jepara, yang selama ini selama bertahun-tahun memproduksi kerajinan mebel asli daerah. Akibatnya kasus pencurian hak cipta dikhawatirkan akan kembali terjadi dan yang dirugikan pengrajin kecil di Jepara.

Arti penting hak cipta bagi kalangan pencipta karya seni dan pengusaha industri, menurut Didit, sebenarnya sudah jelas di atur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta. Namun yang saat ini menjadi perdebatan adalah bagaimana arti penting dan manfaat perlindungan untuk ekspresi budaya tradisional. 

''Membahas perkara ekspresi budaya tradisional atau folklore, tidaklah bisa terlepas dari realitas komunitas tradisi yang mempraktikkan budaya tradisional tersebut secara turun temurun,'' jelas Didit.

Dalam kaitannya dengan masalah pencurian hak cipta, Didit mengatakan jika LSM Celsius mengaku telah lama melakukan kajian dan pengawalan. Baik di ranah hukum di kepolisian, maupun kajian secara undang-undang. Hasilnya, orang yang diduga sebagai pencuri hak cipta atas kerajinan Jepara itu, Christopher, telah ditetapkan sebagai DPO oleh Polres Jepara.

Akan tetapi, kata Didit, sampai saat ini orang yang dimaksud masih dapat berkeliaran keluar masuk Indonesia, tanpa ada pencekalan dan penangkapan. ''Oleh karenanya sebagai wujud dan komitmen dalam menuntaskan kasus ini, LSM Celcius dan berbagai lembaga jaringan mendesak kepada pihak berwajib, untuk melanjutkan kasus ini sebagai bukti keberpihakannya kepada masyarakat,'' tegasnya. (cw5/mer)

Sumber : Jawapos, 27.04.2010

TANGGAPAN:

Kasus pelanggaran hak cipta pada industri kreatif di negara Indonesia ini memang kerap terjadi dan penjahat dibalik kasus tersebut sering kali berasal dari warga negara asing yang awalnya terkagum-kagum oleh karya anak bangsa, namun kasus eksploitasi terhadap kebudayan lokal sama saja artinya dengan menghina kebudayaan sekaligus harga diri kita sebagai warga negara Indonesia. Apalagi dengan dikeluarkannya SP3 yang telah memupus harapan warga untuk mengusut tuntas kasus tersebut sungguh sangat ironis, walaupun kita telah terbebas dari penjajahan secara harfiah namun secara moril kita masih dalam kukungan penjajah secara tidak langsung. Seharusnya pemerintah terlibat dan bertindak cepat dalam penanganan kasus ini karena disaat sebuah virus masuk kedalam tubuh manusia, maka virus tersebut akan berkembang biak terus-menerus bila kita hanya setengah jalan dalam menghentikan penyebarannya.

Jumat, 16 Maret 2012

ada apa dengan angry bird

Ditengah tingginya popularitas Angry Birds, pengembang game mobile itu tersandung masalah yang berkaitan dengan hak paten. Loh kenapa?

Rovio yang merupakan dibalik kesuksesan game Angry Birds dituntut oleh perusahaan asal Amerika Serikat (AS), Lodsys. Perusahaan asal Texas menyebutkan bahwa pemilik paten dari level baru game di versi Angry Birds. Demikian yang dilansir melalui The Guardians, Minggu (24/7/2011).

Lodsys telah mengajukan berkas ke pengadilan Texas untuk menuntut hak paten. Namun tidak disebutkan platform apa saja di Angry Birds yang termasuk melanggar paten oleh perusahaan tersebut.

Tidak hanya itu, Lodysys juga menuntut perusahaan mobile lainnya seperti lectronic Arts (EA), Atari, Square Enix dan Take-Two Interactive. Total, ada lima perusahaan yang diklaim Lodys menggunakan patennya dalam menjual game mobile.

Menurut perusahaan tersebut, patennya tersebut digunakan pada The Sims 3 untuk iPhone milik EA, kompilasi game Greatest Hits untuk iPhone dan iPad besutan Atari, Big Hit Baseball versi iPhone dan iPad milik Square Enix dan 2K Sports NHL 2K11 di iPhone milik Take-Two Interactive.

Namun hingga kini belum ada komentar dari pihak Rovio mengenai kasus yang membelit mereka tersebut. Ini merupakan kasus pertama yang dihadapi oleh perusahaan mobile yang terkenal dari App Store tersebut.

Sumber:  http://techno.okezone.com/read/2011/07/24/326/483584/angry-birds-tersandung-masalah-hak-paten

TANGGAPAN:
pada kasus ini terlihat perebutan kepemilikan game angry bird oleh dua perusahaan. penggugat merasa game tersebut miliknya sehingga melaporkan kasus ini ke pengadilan. jika penggugat sudah mempatenkan gamenya tersebut, maka tergugat terkena hukuman yang berat karena sebelumnya game tersebut sudah dipatenkan. tetapi jika penggugat tidak memiliki bukti yang kuat, mungkin pengadilan mempunyai jalan tersendiri untuk menyelesaikan masalah ini sesuai hukum yang berlaku.

Selasa, 29 November 2011

Makna Lagu "INDONESIA RAYA"

Dengan mendalami satu per satu dalam setiap bait demi bait sajak lagu Indonesia Raya, kita akan menemukan semangat Cinta Tanah Air yang tinggi dan mulia yang coba ditularkan oleh Wage Rudolf Supratman dan segenap pahlawan perjuangan kemerdekaan Indonesia yang mencita-citakan tegaknya pemerintahan yang berdaulat, berdirinya negara yang dibangun dan dipelihara oleh orang Indonesia asli, oleh anak-anak ibu pertiwi yang siap menjadi pandu bagi ibunya. Lihatlah bagian sajak berupa seruan untuk bersatu, untuk mendoa akan kebahagiaan negeri yang juga merupakan kebahagiaan rakyatnya, dan janji keabadian negeri ini…lagu Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan ibarat lagu pujian, rasa syukur, serta doa yang dikumandangkan segenap rakyat Indonesia kepada Tuhan yang Maha Kuasa, sehingga akhirnya tercapailah kemerdekaan yang didamba-dambakan itu..
Kini, setelah roda waktu menggilas negeri ini, telah 65 tahun sudah Indonesia berusaha mengisi kemerdekaannya.. untaian kata-kata yang memiliki mukzizat dalam mempersatukan perjuangan pemuda Indonesia pada 28 Oktober 1928, yang bertuah menjadikan Indonesia merdeka pada tahun 1945 kini telah kehilangan kekuatannya, kehilangan mukzizat dan daya saktinya untuk mempersatukan bangsa sehingga perpecahan atas nama agama, suku, dan ras makin sering terjadi, kedaulatan bangsa dikoyak-koyak luar dalam…
Kumandang lagu Indonesia Raya saat kini tidak lagi terasa kesakralannya. Di upacara-upacara institusi sekolah maupun instansi pemerintah, koor Indonsia Raya hanya formalitas belaka karena sebagian besar peserta lebih asyik mengobrol. Dalam kenyataannya justru lagu-lagu yang dapat lebih dihayati oleh masyarakat sekarang adalah lagu-lagu komersial dengan tema yang monoton dan tidak membangun jiwa bangsa . Tema-tema yang menginspirasi masyarakat jatuh dalam dunnia cinta individual dan menjauh dari rasa cinta tanah air. Ketika lagu Indonesia Raya dikumandangkan, mereka tidak lagi merasakannya sebagai suatu lagu yang khusus sifatnya, tapi merasakannya sama seperti lagu lainnya. (Padahal lagu lainnya sedikit yang berjiwa kebangsaan) Kehilangan arti dan makna dari lagu kebangsaan dalam waktu yang lama berakibat memperlemah jiwa kebangsaan, dan menurunnya rasa berbangsa dan bernegara. Lemahnya nasionalisme pada sebagian bersar warga negara, akan berdampak pada kewibawaan negara yang semakin jatuh, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

“Indonesia Tanah Airku, Tanah Tumpah Darahku…Disanalah aku berdiri, jadi pandu ibuku”
Menanamkan rasa memiliki negeri, Tanah Air Indonesia adalah tempat untuk berkarya dan berdarma bakti warga negara Indonesia dengan kerja keras membanting tulang, menguras keringat dan air mata, sampai menumpahkan darah. Sikap setiap warga terhadap ibu pertiwi atau tanah air Indonesia selayaknya sikapnya terhadap ibu kandung.

” Indonesia kebangsaanku, Bangsa dan tanah airku. Marilah kita berseru, Indonesia bersatu ..!”
Setiap warga negara Indonesia, berusaha sedapat mungkin menjauhkan semua hal yang dapat memecah belah Indonesia dan sebagai seruan untuk mengingat persatuan adalah kunci untuk keabadian NKRI.

“Hiduplah tanahku, Hiduplah negeriku, Bangsaku, Rakyatku semuanya, Bangunlah jiwanya, Bangunlah badannya, Untuk Indonesia Raya..”
Seruan yang mengingatkan setiap warga negara Indonesia untuk senantiasa mendoakan negeri ini agar tidak berhenti memberikan kehidupan turun temurun kepada anak negerinya. Harapan agar generasi penerus kelak akan melanjutkan kedaulatan negeri ini dengan Jiwa dan Raga yang telah terbangun. Bangun jiwa diletakkan lebih dahulu dengan maksud warga negara Indonesia haruslah lebih mengutamakan membangun jiwa kebangsaan, ruh nasionalisme, semangat berbangsa dan bernegara, mental spiritual dengan sangat prima, dan menjadi prioritas utama, baru membangun fisik berupa teknologi, infrastruktur, kemapanan hidup masyarakatnya.

“Indonesia Raya merdeka merdeka, Tanahku negeriku yang kucinta (2x)” Berupa doa dan harapan dari bangsa indonesia yang mencintai negerinya agar senantiasa merdeka dari berbagai bentuk penindasan kemanusiaan, seluruh wilayah Indonesia harus benar-benar merdeka, tidak ada lagi penjajahan, penyerobotan dari pihak asing, tidak ada penguasaan daerah oleh pihak asing.


Sumber: http://penanusantara.wordpress.com/2011/03/01/memaknai-lagu-kebangsaan-indonesia-raya/

Laut Terdalam di Dunia

Laut merupakan kumpulan air asin dalam area luas. Lautan selalu yang menjadi pusat daya tarik pariwisata bagi turis.semua orang juga hampir pernah jalan ke laut.tapi tahukah kalian lautan-lautan terdalam di dunia? jika belum,silahkan disimak artikel berikut :
1. Pacific Ocean 10,923 m (35,837 ft) Challenger Deep, Mariana Trench
Palung Mariana adalah lautan terdalam di dunia, dan ketinggian terendah dari permukaan Bumi.terletak di bagian barat Samudera Pasifik, ke arah sisi timur Kepulauan Mariana. Parit panjang sekitar 2.550 km tetapi memiliki ketebalan rata-rata hanya 69 km.kedalaman mencapai sekitar 11.033 meter di Challenger Deep.
2.Atlantic Ocean 8.648 m (28.373 kaki) Milwaukee Deep, Palung Puerto Riko
Milwaukee, juga dikenal sebagai Milwaukee yang dalam, adalah bagian lebih dalam dari Samudra Atlantik dan Palung Puerto Riko.mempunyai kedalaman 27.493 kaki. Hanya 84 mil dari wilayah barat laut menuju pantai Puerto Riko.
Palung Puerto Rico adalah parit samudra yang terletak di perbatasan antara Laut Karibia dan Samudera Atlantik. parit ini dihubungkan dengan perubahan multifaset antar daerah dengan daerah subduksi di sepanjang selatan pulau Lesser Antilles.berada di perbatasan barat di antara Kuba dan Hispaniola melalui Palung Cayman ke pantai Amerika Tengah .
3. Samudera Hindia 7.258 m (23.812 ft) Palung Jawa
sebelumnya dikenal sebagai Palung Sunda, dan kadang-kadang masih ditentukan sebagai Palung Jawa, yang terletak di timur laut Samudera Hindia, dengan luas 2.600 km dan kedalaman maksimal 7.725 meter, adalah titik terdalam dari Samudera Hindia. Ini membentang dari Kepulauan Jawa tapi lebih kecil, samapai pantai selatan Sumatra di pulau Andaman, sekitar 300 km lepas pantai Jawa dan Sumatra, dan membentuk perbatasan antara Lempeng Indo-Australia dan Eurasia.
4.Samudera Selatan 7.235 m (23.737 kaki) Palung Sandwich Selatan
Palung Sandwich Selatan yang dalam tepatnya di Samudera Atlantik Selatan berada 100 km ke sebelah timur Kepulauan Sandwich Selatan. palung ini juga dikenal sebagai palung yang dibentuk oleh subduksi dari Lempeng bagian selatan Amerika Selatan. Kepulauan Sandwich Selatan adalah rentetan kepulauan vulkanik hasil dari subduksi. Gunung Belinda adalah gunung berapi yang masih aktif terletak di Pulau Montagu.
5.samudra artik,5.450 m (17.881 kaki) Litke Deep, Basin Eurasia
Litke Deep adalah laut terletak di timur laut Greenland di Basin Eurasia di Samudra Arktik. The Litke adalah titik terdalam di Samudra Arktik dengan 5.450 meter.
Basin Eurasia, adalah salah satu dari dua aliran sungai utama di mana Kutub Utara Basin dari Samudra Arktik dibagi oleh Lomonosov Ridge. Ini adalah penambahan Basin Atlantik Utara. dalam Hal ini lebih terbagi oleh Nansen-Gakkel Ridge berasal dari Nansen Basin dan Fram Basin. Cekungan terakhir lebih dalam dari salah satu dari Samudra Arktik dan memiliki geografis Kutub Utara terletak di lantai nya.
 

Senin, 03 Oktober 2011

KENAKALAN REMAJA YANG SANGAT MEMPRIHATINKAN

        Kenakalan remaja pada saat ini sudah semakin rawan.bukan hanya narkoba,miras dan prostitusi tp juga tawuran.Yang baru-baru ini terjadi tawuran antar pelajar menengah ke atas dengan aparat kepolisian di jakarta,tepatnya di daerah kebayoran baru.Hal ini menjadi pembelajaran penting untuk para pejabat tinggi kita,khusus nya menteri pendidikan untuk mengawasi dan mengarahkan ke perbuatan yang postif kepada anak didik kita.Ini juga menjadi PR untuk para orang tua murid untuk memberikan pembelajaran yang baik di rumah,biasa nya prilaku anak diluar lingkungan rumah mencerminkan juga bagaimana perilaku anak tersebut di dalam rumah,jadi orang tua murid harus lebih memberikan arahan kepada anak nya untuk tidak melakukan hal yang negatif di luar rumah.

        Selain itu faktor pergaulan juga sangat mempengaruhi akan perkembangan anak didik kita.Apabila anak didik kita salah dalam bergaul atau memimilh teman,maka jadi nya seperti itu. contoh(apabila anak kita bergaul dengan orang yang beragama maka anak kita akan mengerti tentang agama,tp sebalik nya apabila anak kita bergaul dengan pemabuk,maka anak kita akan menjadi pemabuk juga)tetapi apabila anak kita mempunyai prinsip yang sangat kuat,anak kita tidak akan terjerumus ke
prilaku yang negatif.Ini juga PR untuk par orang tua murid,mereka harus lebih mengawai anak nya dalam bergaul,jangan sampai anak kita salah dalam bergaul.

Jumat, 30 September 2011

Tawuran Menjadi Budaya

Rukun dalam bermasyarakat adalah salah satu budaya yang ada di Indonesia, sebagai warganya kita masyarakat Indonesia seharusnya menjaga kerukunan, bukan merusak arti kerukunan dengan tindakan-tindakan anarkis, seperti tawuran yang sering terjadi di Indonesia. Tawuran sendiri adalah tindak kekerasan yang terjadi antar sekelompok masyarakat, dari pengertiannya saja kita sudah dapat mengetahui bahwa tindakan tersebut tidak terpuji, tetapi tawuran sering terjadi di berbagai kota di Indonesia. Pemicu tawuran ini beragam, mulai dari hal yang kecil sampai yang besar. Menyedihkan lagi pelaku tawuran tidak melihat batasan usia, anak-anak dibawah umur pun sudah melakukan tindakan yang tidak terpuji ini. Tawuran antar pelajar sudah menjadi tradisi bagi mereka yang melakukannya. Sungguh tindakan ini sangat disayangkan karena merugikan semua pihak yang ada disekitar tawuran bahkan untuk dirinya sendiri, padahal tawuran tidak akan menyelesaikan masalah.

Pernahkah mereka (pelaku tawuran) sadar bahwa tindakannya sangat tidak terpuji? Mungkin iya mungkin tidak, karena sebagaian besar pelaku tawuran hanya ikut-ikutan, kalau tidak ada provokator (faktor X) maka tawuran itu tidak terjadi. Sering terjadi di masyarakat kita adalah masalah yang terjadi perorangan, karena adanya si “faktor X” maka merembet menjadi masalah kelompok yang berujung pada tawuran.  Kalau sudah begini kita tidak tahu harus menyalahkan siapa karena masyarakat kita sendiri mudah terprovokasi oleh hal-hal seperti itu. Kembali lagi pada pribadi masing-masing dan tawuran yang sudah menjadi kebiasaan di masyarakat kita. Pendidikan moral seharusnya diberikan sejak dini mungkin. Hidup rukun bermasyarakat kita junjung tinggi maka tidak ada lagi jatuh korban karena bentrok.

Rabu, 23 Maret 2011

Mark Zuckerberg dan Facebook




Mark Zuckerberg

Mark Zuckerberg di Paris tahun 2008
Lahir
Mark Elliot Zuckerberg
14 Mei 1984 (umur 26)
White Plains, New York
Pendidikan
Ardsley High School (1998–2000)
Phillips Exeter Academy (lulus, 2002; Diploma Klasik ;[1] Kapten, Tim anggar) [2]
Mahasiswa terdaftar di Harvard (2002–2008)[2]
Pekerjaan
Pendiri, CEO & Presiden dari Facebook
Kekayaan bersih
USD 6.9 milyar (2010)[3]
Kerabat
Randi Zuckerberg (saudara perempuan)
Mark Elliot Zuckerberg (lahir di White Plains, New York, 14 Mei 1984; umur 26 tahun). Anak dari Edward dan Karen Zuckerberg. Ia adalah seorang programer komputer dan pengusaha asal Amerika Serikat. Menjadi kaya di umurnya yang relatif muda karena berhasil mendirikan dan mengembangkan situs jaringan sosial Facebook di saat masih kuliah dengan bantuan teman Harvardnya Andrew McCollum Eduardo Saverin dan teman sekamarnya Dustin Moskovitz dan Crish Hughes. Saat ini ia menjabat sebagai CEO Facebook.[4]. Zuckerberg terlahir sebagai Yahudi, namun ia memproklamirkan dirinya sebagai seorang Atheis
Zuckerberg memulai pemrograman ketika ia duduk di sekolah menengah pertama. Ayahnya mengajarkannya Atari BASIC Programming pada tahun 1990an dan kemudian pengembang perangkat lunak David Newman menjadi guru pribadinya di sekitar tahun 1995. Zuckerberg juga mengambil kursus dengan subyek tersebut di Mercy College yang berada di dekat rumahnya di pertengahan 1990-an. Ia belajar di Ardsley High School dimana ia unggul dalam bidang klasik, kemudian pindah pada tahun pertama ke Phillips Exeter Academy dimana ia terjun dalam bidang Bahasa Latin.
Ia juga merancang dan memrogram sistem aplikasi komputer untuk membantu para pekerja di kantor ayahnya berkomunikasi; ia membangun sebuah versi dari permainan Risk, dan di bawah nama perusahaan Intelligent Media Group, ia membangun sebuah pemutar musik bernama Synapse Media Player yang menggunakan intelejensi buatan untuk mempelajari kebiasaan pengguna mendengarkan, yang telah diposting ke Slashdot dan memperoleh peringkat 3 dari 5 dari PC Magazine. Microsoft dan AOL mencoba untuk membeli Synapse dan merekrut Zuckerberg, tapi ia justru pergi ke Harvard College pada bulan September 2002 di mana ia belajar ilmu komputer dan bergabung Alpha Epsilon Pi, sebuah persaudaraan Yahudi. Di perguruan tinggi, ia dikenal sebagai pembaca baris dari puisi epik seperti The Iliad.
Di sebuah pesta persaudaraan pada saat tahun kedua, Zuckerberg bertemu Priscilla Chan, yang kemudian menjadi kekasihnya. Pada bulan September 2010, Chan, sekarang seorang mahasiswa kedokteran, pindah ke rumah sewa Zuckerberg di Palo Alto. Pada bulan September 2010, Zuckerberg belajar bahasa Mandarin untuk persiapan kunjungan pasangan itu yang dijadwalkan ke Cina dan untuk membantu dalam pendirian operasi perusahaan di China.
Pada tahun 2010, Stephen Levy, yang menulis buku pada tahun 1984 dengan judul: Hackers: Heroes of the Computer Revolution, menulis bahwa Zuckerberg "Jelas menganggap dirinya sebagai seorang hacker." Zuckerberg mengatakan bahwa "tidak apa-apa mendobrak sesuatu untuk membuatnya lebih baik.” Facebook mengadakan "hackathons" yang diselenggarakan setiap enam sampai delapan minggu di mana para peserta akan memiliki satu malam untuk memahami dan menyelesaikan sebuah proyek. Perusahaan ini menyediakan musik, makanan, dan bir di hackathons, dan banyak staf Facebook, termasuk Zuckerberg, secara teratur menghadirinya. "Idenya adalah bahwa Anda dapat membangun sesuatu yang sangat baik dalam satu malam," kata Zuckerberg kepada Levy. "Dan itulah bagian dari kepribadian dari Facebook sekarang ... Ini menjadi inti pada kepribadian saya."
Pada halaman Facebook Zuckerberg, ia menulis ketertarikan pribadinya adalah "keterbukaan, membuat hal-hal yang membantu orang terhubung dan berbagi apa yang penting bagi mereka, revolusi, arus informasi, dan minimalis." Majalah Vanity Fair, pada tahun 2010, menobatkan Zuckerberg menjadi nomor 1 dari daftar “100 Peringkat Orang Paling Berpengaruh di Era Informasi." Zuckerberg menduduki peringkat 23 pada daftar Vanity Fair 100 pada tahun 2009. Tahun 2010, Zuckerberg dipilih sebagai nomor 16 dalam survei tahunan New Statesman's dari 50 tokoh dunia paling berpengaruh.
Zuckerberg paling baik melihat warna biru karena buta warna merah-hijau; biru juga menjadi warna dominan di Facebook.
Forbes mencatatnya sebagai milyarder termuda, atas usaha sendiri dan bukan karena warisan, yang pernah tercatat dalam sejarah. Kekayaannya ditaksir sekitar enam koma sembilan miliar dolar Amerika.[3]

Semasa Kuliah

Zuckenberg adalah anggota Alpha Epsilon Pi. Pada awalnya Mark Zuckerberg hanyalah seorang mahasiswa dari Universitas Harvard. Zuckerberg lalu membuat suatu sistem jejaring sosial untuk kelasnya. Tetapi setelah ia membuat sistem tersebut, ternyata semakin banyak saja orang yang tergabung didalamnya. Sistem itu lama-kelamaan telah menjaring universitas terdekat dari tempatnya kuliah, dan inilah awal dari Facebook yang kita kenal saat ini.
Dari situasi inilah, Zuckerberg berinisiatif untuk mengembangkan sistem jejaring tersebut. Mula-mula Zuckerberg mengembangkan sistem ini dan memberi nama Facebook. Zuckerberg dan kawan-kawannya lalu menyewa tempat di Palo Alto, California sebagai tempat untuk mengembangkan Facebook. Karena keasyikan untuk mengembangkan proyek Facebook, maka Zuckerberg lupa akan kuliahnya. Zuckerberg dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sulit antara memilih pendidikannya atau bisnis proyek yang sedang dia kembangkan. Dengan sikap yang optimis Zuckerberg dan kawan-kawannya memilih untuk meninggalkan kuliah mereka, dan memfokuskan diri pada proyek Facebook tersebut.

Facebook

Pendiri dan Tujuan

Zuckerberg meluncurkan Facebook dari kamar asrama Harvard pada tanggal 4 Februari 2004. Sebuah inspirasi awal Facebook mungkin berasal dari Phillips Exeter Academy, sekolah tinggi swasta dimana Zuckerberg lulus tahun 2002. Ini mempublikasikan direktori mahasiswa sendiri, buku angkatan yang oleh siswa disebut sebagai "The Facebook". Direktori foto semacam itu merupakan bagian penting pengalaman sosial bagi kebanyakan siswa di sekolah swasta. Dengan hal tersebut, siswa dapat mendaftar berbagai hal seperti tahun angkatan, kedekatan mereka dengan teman-teman, dan nomor telepon mereka.
Setelah kuliah, Facebook dimulai dari hanya sebagai "barang Harvard" sampai akhirnya Zuckerberg memutuskan untuk menyebarkan ke sekolah lain, mendaftar dengan bantuan dari teman sekamarnya Dustin Moskovitz. Mereka pertama kali dimulai dari Stanford, Dartmouth, Columbia, New York University, Cornell, Brown, dan Yale, dan kemudian di sekolah lain yang memiliki kontak sosial dengan Harvard.
Zuckerberg pindah ke Palo Alto, California, bersama Moskovitz dan beberapa teman. Mereka menyewa sebuah rumah kecil yang berfungsi sebagai kantor. Selama musim panas, Zuckerberg bertemu Peter Thiel yang menginvestasikan pada perusahaan. Mereka mendapat kantor pertama mereka di pertengahan tahun 2004. Menurut Zuckerberg, mereka berencana untuk kembali ke Harvard tetapi akhirnya memutuskan untuk tetap di California. Mereka telah menolak tawaran oleh perusahaan besar yang akan membeli Facebook. Dalam sebuah wawancara pada tahun 2007, Zuckerberg menjelaskan alasannya:
Ini bukan soal uang. Bagi saya dan rekan saya, hal yang paling penting adalah bahwa kita menciptakan aliran informasi yang terbuka untuk orang-orang. Perusahaan media yang dimiliki oleh konglomerat hanya bukan ide menarik bagi saya. Dia mengungkapkan kembali tujuan-tujuan yang sama kepada majalah Wired di tahun 2010: "Yang saya pedulikan adalah misi, membuat dunia terbuka." Sebelumnya, pada bulan April 2009, Zuckerberg meminta nasihat dari mantan CFO Netscape Peter Currie tentang strategi pembiayaan untuk Facebook.
Pada tanggal 21 Juli 2010, Zuckerberg melaporkan bahwa perusahaan mencapai angka 500 juta pengguna. Ketika ditanya apakah apakah bisa mendapatkan penghasilan lebih banyak dari iklan sebagai hasil dari pertumbuhan yang fenomenal, ia menjelaskan: Saya kira kami bisa ... Jika anda melihat berapa banyak halaman kami diambil untuk porsi iklan dibandingkan dengan rata-rata permintaan pencarian. Rata-rata bagi kita adalah sedikit kurang dari 10 persen dari halaman, dan rata-rata untuk pencarian adalah sekitar 20 persen yang diambil dengan iklan. Itu hal sederhana yang bisa kami lakukan. Tapi kami tidak seperti itu. Kami menghasilkan cukup uang. Benar, maksud saya, kita menjaga hal-hal berjalan, kita tumbuh pada tingkat yang kita inginkan.

Wirehog

Sebulan setelah Facebook diluncurkan pada bulan Februari 2004, i2hub, layanan kampus-saja lain yang diciptakan oleh Wayne Chang, diluncurkan. i2hub difokuskan pada berbagi berkas antar teman. Pada saat itu, baik i2hub dan Facebook telah memperoleh perhatian pers dan berkembang pesat pada pengguna dan publisitas. Pada bulan Agustus 2004, Zuckerberg, Andrew McCollum, Adam D'Angelo, dan Sean Parker meluncurkan layanan berbagi berkas yang bersaing disebut Wirehog. Itu adalah pendahulu untuk aplikasi Facebook Platform. Daya tariknya rendah dibandingkan dengan i2hub, dan Facebook akhirnya menutup Wirehog down musim panas berikutnya.

Platform dan Beacon

Pada tanggal 24 Mei 2007, Zuckerberg meluncurkan Facebook Platform, sebuah platform pengembangan untuk para pemrogram untuk membuat aplikasi sosial dalam Facebook. Dalam beberapa minggu, banyak aplikasi yang telah dibangun dan beberapa sudah memiliki jutaan pengguna. Ini berkembang menjadi lebih dari 800.000 pengembang di seluruh dunia aplikasi Facebook Platform. Pada tanggal 23 Juli 2008, Zuckerberg mengumumkan Facebook Connect, sebuah versi dari Facebook Platform untuk para pengguna.
Pada tanggal 6 November 2007, Zuckerberg mengumumkan sistem periklanan baru sosial bernama Beacon, yang memungkinkan orang untuk berbagi informasi dengan teman-teman mereka berdasarkan kegiatan browsing mereka di situs lain. Misalnya, penjual eBay bisa memberitahu teman-teman tahu secara otomatis apa yang telah mereka untuk dijual melalui Facebook news feed daftar barang-barang mereka yang dijual. Program ini berada di bawah pengawasan karena masalah privasi dari kelompok-kelompok dan pengguna individu. Zuckerberg dan Facebook gagal untuk menanggapi keprihatinan dengan cepat, dan pada tanggal 5 Desember 2007, Zuckerberg menulis blog di Facebook yang isinya mengambil tanggung jawab atas keprihatinan tentang Beacon dan menawarkan cara yang lebih mudah bagi pengguna untuk memilih keluar dari layanan tersebut.

Gugatan ConnectU

Cameron Winklevoss, Tyler Winklevoss, dan Divya Narendra, ketiganya adalah mahasiswa Harvard menuduh Zuckerberg sengaja membuat mereka yakin bahwa ia akan membantu mereka membangun jejaring sosial yang disebut HarvardConnection.com (kemudian disebut ConnectU). Mereka mengajukan gugatan pada tahun 2004 tetapi ditolak secara teknis pada tanggal 28 Maret 2007. Gugatan itu diajukan kembali tidak lama kemudian di pengadilan federal inBoston, dan sidang dijadwalkan untuk 25 Juli 2007, dengan agenda pembatalan oleh Zuckerberg. Pada sidang hakim mengatakan kepada ConnectU bahwa bagian-bagian pengaduan terdapat kekurangan dan memberi kesempatan mereka untuk mengubahnya. Facebook melawan gugatan dalam hal Sosial Butterfly, sebuah proyek yang dikeluarkan oleh The Winklevoss Chang Group, sebuah kemitraan yang diduga antara ConnectU dan i2hub. Ditujukan kepada pendiri ConnectU, Cameron Winklevoss, Tyler Winklevoss, Divya Narendra, dan Wayne Chang, pendiri i2hub. Para pihak mencapai kesepakatan penyelesaian rahasia pada Februari 2008. Pada tanggal 25 Juni 2008, kasus ini diselesaikan dan Facebook setuju untuk mentransfer lebih dari 1,2 juta saham biasa dan membayar $ 20 juta tunai. Pada bulan Mei 2010, dilaporkan bahwa pendiri ConnectU itu menuduh Zuckerberg melakukan penipuan efek dengan melakukan penafsiran menyesatkan mengenai nilai saham. Para pendiri ConnectU mendapatkan kesan nilainya $ 45 juta. Namun, pemahaman itu didasarkan pada penilaian saham utama, sedangkan mereka hanya menerima saham biasa. Akibatnya adalah saham yang diberikan kepada pendiri sebagai bagian penempatan nilainya kurang dari 75% dari yang Facebook katakan, dan kesepakatan kas-dan-saham keseluruhan senilai 50% kurang. Sejak saat penempatan, saham tersebut telah diperdagangkan sebesar $ 76 per saham pada pasar sekunder, yang akan menempatkan nilai penyelesaian pada $ 120,000,000. Menurut satu laporan, Winklevoss bersaudara berencana untuk menuntut lagi berdasarkan dugaan bahwa Facebook menyesatkan mereka dalam hal penilaian penempatan.





















sumber = http://id.wikipedia.org/wiki/Mark_Zuckerberg